Relawan Rumah Zakat dan Dua Artis Ajak Anak-anak Korban Longsor Bandung Barat Bermain Ceria

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:17:20 WIB
Relawan Rumah Zakat dan Dua Artis Ajak Anak-anak Korban Longsor Bandung Barat Bermain Ceria

JAKARTA - Relawan Rumah Zakat hadir di tengah kesedihan pascabanjir tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memberikan dukungan psikososial untuk anak-anak penyintas melalui sebuah kegiatan yang dirancang untuk mengembalikan semangat dan keceriaan mereka. Fokus utama misi kemanusiaan ini bukan hanya pada distribusi bantuan logistik, tetapi juga pada penyembuhan trauma yang dirasakan oleh generasi muda yang paling rentan pascaperistiwa longsor.

Relawan Rumah Zakat Turun Langsung ke Lokasi

Relawan Rumah Zakat menjalankan misi kemanusiaan di Desa Pasirlangu pada Rabu, 11 Februari 2026, beberapa hari pascaterjadinya tanah longsor yang mengguncang pemukiman warga. Kehadiran tim relawan ini merupakan bentuk nyata dukungan psikososial yang diberikan kepada penyintas, terutama anak-anak yang terdampak langsung musibah tersebut. Dalam kegiatan ini, relawan Rumah Zakat menggelar berbagai aktivitas trauma healing yang dirancang khusus untuk anak-anak agar mereka kembali merasakan kegembiraan dan mengurangi beban pikiran akibat bencana yang mereka alami.

Kegiatan ini merupakan bagian dari layanan dukungan psikososial yang intensif, di mana para relawan melibatkan anak-anak dengan permainan interaktif serta kegiatan yang mampu membangun kembali rasa percaya diri dan kebahagiaan mereka. Ruang kelas di SDN Karyabakti yang menjadi lokasi kegiatan pun dipenuhi dengan tawa riang anak-anak yang antusias mengikuti setiap sesi permainan.

Peran Artis Ibu Kota dalam Trauma Healing Anak-Anak

Salah satu yang menjadi daya tarik dalam kegiatan trauma healing ini adalah kehadiran dua artis ibu kota, yaitu Diaz Adriawan dan Baby Margaretha. Kehadiran mereka bukan semata untuk menjadi penghibur, tetapi juga sebagai bagian dari tim relawan yang ingin menunjukkan empati dan kepedulian terhadap apa yang dialami anak-anak korban longsor. Artis-artis ini memperlihatkan bahwa dukungan moral bisa datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan publik figur.

Diaz Adriawan, yang dikenal publik melalui perannya di dunia sinetron, menyampaikan bahwa dirinya sengaja meluangkan waktu di sela kesibukan untuk berbagi senyum dan keceriaan bersama anak-anak. Ia mengajak anak-anak bermain games, berakting ringan, dan berinteraksi langsung untuk membantu mereka melupakan sejenak kenangan pahit pascabanjir longsor yang meluluhlantakkan banyak hal dalam kehidupan mereka.

Dalam salah satu sesi, Diaz memberikan permainan yang mengajak anak-anak untuk bermain peran dan simulasi kegiatan sehari-hari seperti bermain bola atau makan bersama. Hadiah-hadiah kecil pun disiapkan untuk meningkatkan antusiasme peserta, dan anak-anak tampak menikmati setiap permainan dengan gembira. Menurut Diaz, hal-hal kecil seperti ini sangat berarti untuk kembali membangun semangat dan kebahagiaan mereka yang sempat hilang akibat bencana.

Tujuan Trauma Healing dan Dukungan Psikososial

Koordinator Relawan Rumah Zakat Wilayah Desa Pasirlangu, Irma Indah Pebiana, menekankan bahwa layanan dukungan psikososial ini merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabanjir longsor. Menurut Irma, anak-anak yang menjadi korban bencana sering kali kehilangan rasa aman dan nyaman, sehingga perlu ada upaya khusus untuk membantu mereka kembali merasa ceria dan bersemangat.

Irma menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga menjadi cara bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka secara sehat. “Ini untuk memberikan semangat kepada anak-anak yang menjadi korban terdampak longsor. Bagaimana senyum mereka, tawa mereka ini bisa terus kita jaga dan bangkitkan lagi,” ungkap Irma ketika menjelaskan tujuan trauma healing yang digelar relawan.

Melalui kegiatan seperti ini, Rumah Zakat berharap bahwa anak-anak yang telah mengalami trauma dapat secara bertahap pulih dan kembali menjalani aktivitas normal seperti sediakala. Selain itu, keterlibatan artis dalam kegiatan ini juga diharapkan mampu menarik perhatian publik terhadap situasi yang terjadi di kawasan pascabanjir longsor, sehingga semakin banyak pihak yang peduli serta ikut memberikan dukungan kepada para korban.

Peran Komunitas dalam Pemulihan Masyarakat Pascabencana

Kehadiran relawan dari Rumah Zakat, termasuk keterlibatan masyarakat luas seperti artis dan tokoh publik, mencerminkan bahwa penanganan pascabencana bukanlah tugas satu pihak saja, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga dukungan emosional dan psikologis agar korban bencana dapat pulih secara menyeluruh.

Aktivitas trauma healing yang dilakukan di Desa Pasirlangu dapat menjadi contoh bagaimana pendekatan holistik dalam penanganan bencana sangat diperlukan. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan dan tempat tinggal, tetapi juga memberikan ruang bagi korban, terutama anak-anak, untuk memproses pengalaman mereka dan membangun kembali rasa aman yang mungkin hilang akibat kejadian traumatis tersebut.

Melalui kolaborasi antara relawan kemanusiaan, komunitas, dan dukungan publik figur, diharapkan upaya pemulihan pascabanjir longsor di Bandung Barat dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh semua aspek kebutuhan kehidupan penyintas.

Terkini