BNI Perkuat Fondasi Keberlanjutan dengan Edukasi Lingkungan di Bali

Selasa, 10 Februari 2026 | 14:55:17 WIB
BNI Perkuat Fondasi Keberlanjutan dengan Edukasi Lingkungan di Bali

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan harus lebih dari sekadar tindakan simbolik, tetapi menjadi perubahan perilaku yang berkelanjutan di masyarakat. Pernyataan ini disampaikan melalui kegiatan yang dilakukan di Bali, di mana edukasi lingkungan menjadi inti dari rangkaian program bersih-bersih pantai yang digelar oleh bank pelat merah tersebut.

Komitmen Berkelanjutan dan Aksi Nyata di Pantai Mertasari

Program bertajuk BNI Go Green Berani Bersih Pantai Mertasari di Bali digelar pada 7 Februari 2026 di kawasan Pantai Mertasari, Denpasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi BNI dengan Komunitas Malu Dong dan melibatkan edukasi tentang pengelolaan sampah serta perilaku ramah lingkungan kepada masyarakat setempat.

Dalam sesi kegiatan, fokus utama bukan hanya sekadar mengumpulkan sampah di sepanjang pesisir, tetapi juga memberikan pemahaman praktis mengenai pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Peserta diperkenalkan pada konsep reduce, reuse, recycle (3R) serta diajak untuk lebih mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Pendekatan ini dirancang sebagai langkah konkret untuk mendorong perubahan kebiasaan yang berdampak jangka panjang terhadap lingkungan, terutama di area pesisir yang merupakan bagian penting dari ekosistem Bali sebagai destinasi pariwisata utama.

Peran Komunitas dalam Mendorong Perubahan Sosial

Founder Komunitas Malu Dong, Komang Sudiarta, mengapresiasi keterlibatan BNI dalam gerakan lingkungan yang berorientasi jangka panjang. Menurutnya, permasalahan sampah tidak bisa diatasi hanya melalui aksi sesaat. Edukasi menjadi elemen penting dalam membangun kebiasaan baru di masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas.

Komang menambahkan bahwa Bali, sebagai salah satu destinasi wisata dunia, sangat membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Dampak sampah, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan ekosistem, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi dan citra daerah secara keseluruhan.

BNI: Melampaui Aksi Sekadar Pembersihan

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi lingkungan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara berkelanjutan. BNI tidak hanya mendorong aksi langsung, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Okki menekankan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Kolaborasi dengan komunitas seperti Malu Dong diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, dan hal itu mencerminkan upaya BNI dalam menghadirkan dampak nyata bagi ruang sosial dan lingkungan.

Dengan implementasi strategi tersebut, BNI ingin menegaskan perannya sebagai pelopor dalam keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kontribusi sosial dan lingkungan yang memberikan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat dan daerah.

Dampak Edukasi terhadap Kesejahteraan dan Lingkungan

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapat wawasan mengenai bagaimana tindakan sehari-hari dapat berdampak terhadap lingkungan yang lebih luas. Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan limbah di rumah, yang pada gilirannya berdampak positif bagi lingkungan laut dan pesisir Bali.

Program ini juga menjadi bukti bahwa tanggung jawab lingkungan dapat dilihat sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan ekonomi, terutama sektor pariwisata yang sangat bergantung pada kebersihan dan kesehatan lingkungan lokal.

Menuju Keberlanjutan yang Lebih Besar

Inisiatif ini menggambarkan langkah strategis yang diambil oleh BNI dalam mendorong perubahan sosial untuk keberlanjutan lingkungan. BNI berharap bahwa melalui kolaborasi terus-menerus dengan berbagai pihak – masyarakat, komunitas, dan lembaga – perubahan signifikan dalam perilaku terkait pengelolaan lingkungan dapat terwujud secara lebih luas.

Dengan demikian, aksi bersih pantai yang dibarengi edukasi bukan saja memperkuat fondasi keberlanjutan, tetapi juga menjadi contoh nyata bank dalam mengambil peran aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih peduli lingkungan serta mendukung agenda keberlanjutan nasional.

Terkini