AirAsia Buka Rute Baru Dari Kendari Dorong Pariwisata Sulawesi Tenggara

Selasa, 10 Februari 2026 | 11:48:45 WIB
AirAsia Buka Rute Baru Dari Kendari Dorong Pariwisata Sulawesi Tenggara

JAKARTA - Pembukaan jalur penerbangan baru dari Kendari menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah timur Indonesia. 

Maskapai Indonesia AirAsia resmi menghadirkan sejumlah rute domestik dan internasional yang menghubungkan Kendari dengan kota-kota utama di Indonesia hingga Malaysia. 

Kehadiran rute ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pariwisata serta aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Langkah ekspansi ini menandai komitmen Indonesia AirAsia dalam memperluas jaringan penerbangan, khususnya di kawasan Sulawesi. 

Dengan konektivitas yang semakin terbuka, Kendari diposisikan sebagai salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan dan pelaku usaha menuju berbagai destinasi unggulan di Sultra.

Kendari Jadi Titik Penting Pengembangan Rute AirAsia

Pelaksana Tugas Direktur Utama Indonesia AirAsia, Kapten Raden Achmad Sadikin, menyampaikan bahwa pembukaan rute baru ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses transportasi udara yang menghubungkan Pulau Sulawesi, terutama Sulawesi Tenggara. 

Menurutnya, kehadiran AirAsia di Kendari bukan semata penambahan jalur penerbangan, melainkan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas yang lebih luas dan merata.

Ia mengatakan, dengan dibukanya rute ini, peluang bagi pengusaha serta wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk berkunjung ke Kendari semakin terbuka.

“Bagi kami ini bukan hanya komitmen manajemen Indonesia AirAsia menghadirkan akses perjalanan yang lebih luas dan memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha atau wisatawan,” ungkap Achmad Sadikin.

Kendari dinilai memiliki posisi strategis sebagai gerbang menuju berbagai destinasi wisata di Sultra. Kota ini menjadi titik transit penting sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan ke wilayah lain, termasuk destinasi bahari yang telah dikenal secara internasional.

Rute Domestik Dan Internasional Mulai Beroperasi Maret 2026

Indonesia AirAsia memastikan rute penerbangan baru tersebut akan mulai beroperasi pada 7 Maret 2026. Operasional penerbangan direncanakan berlangsung dua kali sehari, menyesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat serta arus perjalanan yang meningkat, terutama menjelang periode mudik Lebaran 2026.

Rute domestik yang dibuka mencakup penerbangan dari Kendari menuju Makassar, Palu, dan Surabaya. Ketiga kota tersebut dipilih karena memiliki peran penting sebagai pusat ekonomi dan simpul transportasi di wilayah masing-masing. 

Selain rute domestik, AirAsia juga membuka rute internasional dari Kendari menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dengan skema transit melalui Makassar.

Menurut Achmad Sadikin, Surabaya merupakan salah satu pusat ekonomi utama di Pulau Jawa, sementara Palu memiliki potensi pariwisata yang terus berkembang di Sulawesi. 

“Di sisi lain Surabaya merupakan sebagai salah satu pusat ekonomi pulau Jawa dan Kota Palu yang memiliki destinasi wisata yang terus berkembang di Sulawesi,” ucapnya.

Sementara itu, penerbangan internasional ke Kuala Lumpur diharapkan dapat memperluas akses wisatawan mancanegara ke Sultra, sekaligus mempermudah mobilitas pelaku usaha lintas negara.

Harga Tiket Dan Penyesuaian Arus Mudik

Dalam kesempatan yang sama, Achmad Sadikin menjelaskan bahwa penetapan jadwal dan harga tiket telah disesuaikan dengan kondisi arus mudik Lebaran 2026. Penyesuaian ini dilakukan agar layanan penerbangan tetap optimal dan terjangkau bagi masyarakat.

Untuk rute Kendari–Makassar, harga tiket ditawarkan mulai dari Rp600 ribu. Sementara itu, tiket penerbangan dari Kendari menuju Kuala Lumpur dibanderol mulai Rp1,9 juta. Penetapan harga tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan udara yang kompetitif dan efisien.

Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pembukaan rute penerbangan ini. Menurutnya, kolaborasi antara maskapai, pengelola bandara, serta instansi terkait menjadi faktor penting dalam memperluas akses transportasi di wilayah timur Indonesia.

Dorong Pariwisata Sultra Dan Kunjungan Wisatawan

Kehadiran rute baru AirAsia mendapat respons positif dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sultra, Samsinar Sasa, menilai pembukaan rute penerbangan ini berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara ke Sulawesi Tenggara.

Menurut Samsinar, pariwisata dan konektivitas transportasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. “Artinya, pembangunan pariwisata kekuatannya pada tersedianya akses transportasi di wilayah itu,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa data Dinas Pariwisata Sultra menunjukkan tren peningkatan kunjungan wisatawan nusantara dalam beberapa tahun terakhir. 

Pada 2023, jumlah kunjungan wisatawan domestik tercatat sebanyak 11 juta orang. Angka tersebut meningkat menjadi 12,9 juta kunjungan pada 2024, dan kembali naik menjadi 13,2 juta kunjungan pada 2025.

Perjalanan wisatawan nusantara paling banyak bertujuan ke Kendari dan Kolaka Utara. Dari sisi moda transportasi, sebagian besar wisatawan menggunakan jalur darat sebesar 50,20 persen, disusul kapal laut 24,29 persen, sementara sisanya menggunakan transportasi udara.

Dengan kehadiran AirAsia, Samsinar berharap proporsi wisatawan yang menggunakan moda transportasi udara dapat meningkat. “Sehingga dengan kehadiran AirAsia diharapkan bisa menaikkan kunjungan wisatawan melalui moda transportasi udara,” ungkapnya.

Sinergi Pemerintah Dan Pemangku Kepentingan

Kegiatan Indonesia AirAsia yang dikemas dalam konferensi pers di Kendari turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Sultra Muh. Rajulan, Kepala Bandara Haluoleo Kendari Denny Ariyanto, perwakilan Badan Karantina, serta instansi terkait lainnya.

Sinergi antara maskapai, pemerintah daerah, dan pengelola bandara dinilai menjadi fondasi penting dalam memastikan kelancaran operasional rute baru ini. 

Dengan dukungan lintas sektor, pembukaan rute penerbangan Kendari–domestik dan internasional diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sulawesi Tenggara.

Terkini