JAKARTA - Aktivitas penyeberangan laut di wilayah Aceh Singkil kembali berjalan normal menjelang akhir pekan.
Rute Singkil–Pulau Banyak tetap menjadi jalur penting bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi laut.
Penyeberangan dari Pelabuhan Singkil menuju Pelabuhan Pulau Banyak, maupun sebaliknya, saat ini dilayani menggunakan Kapal Ferry. Layanan tersebut kembali dioperasikan oleh KMP Aceh Hebat 3.
Keberadaan kapal ini memberikan kepastian perjalanan bagi penumpang dan kendaraan. Jalur laut tersebut juga menjadi penghubung utama antara daratan Singkil dan gugusan Pulau Banyak.
Kapal Ferry yang melayani rute Singkil–Pulau Banyak pulang pergi pada saat ini kembali dilayani oleh KMP Aceh Hebat 3. Kapal ini menjadi satu-satunya armada yang aktif melayani lintasan tersebut.
Waktu tempuh perjalanan laut menggunakan kapal ferry ini diperkirakan sekitar empat jam pelayaran. Durasi tersebut dapat berubah tergantung kondisi cuaca dan perairan.
Informasi Operasional KMP Aceh Hebat 3 Singkil–Pulau Banyak
Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Aceh Singkil, Musliandi, menyampaikan keterangan terkait operasional kapal. Informasi ini menjadi acuan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut.
Menurut Musliandi, jadwal pemberangkatan KMP Aceh Hebat 3 rute Singkil–Pulau Banyak telah ditetapkan. Jadwal ini berlaku untuk Jumat, 6 Februari 2026.
KMP Aceh Hebat 3 dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Singkil pada pukul 15.00 WIB. Jadwal ini berlaku untuk keberangkatan menuju Pulau Banyak.
Sementara itu, kedatangan kapal dari Pelabuhan Pulau Banyak menuju Singkil juga telah ditentukan. KMP Aceh Hebat 3 dijadwalkan tiba di Pelabuhan Singkil pada pukul 18.30 WIB.
PT ASDP mengingatkan bahwa jadwal keberangkatan kapal dapat mengalami perubahan. Perubahan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor operasional.
Faktor yang memengaruhi jadwal antara lain kondisi cuaca dan perawatan kapal. Kondisi perairan Pulau Banyak–Singkil juga menjadi pertimbangan utama.
Jadwal Resmi Penyeberangan Ferry Singkil–Pulau Banyak Jumat
Penyeberangan ferry Singkil–Pulau Banyak melayani perjalanan pulang pergi dalam satu hari. Informasi jadwal menjadi hal penting bagi penumpang dan pengguna jasa angkutan kendaraan.
Pada Jumat, 6 Februari 2026, KMP Aceh Hebat 3 berangkat dari Singkil menuju Pulau Banyak pukul 15.00 WIB. Penumpang diimbau hadir lebih awal sebelum keberangkatan.
Sementara itu, kapal yang berangkat dari Pulau Banyak menuju Singkil dijadwalkan tiba pukul 18.30 WIB. Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi lapangan.
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Aceh Singkil menekankan pentingnya memantau informasi terbaru. Penumpang diharapkan menyesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal resmi.
Tarif Penumpang dan Kendaraan Kapal Ferry Singkil–Pulau Banyak
Selain jadwal, informasi tarif juga menjadi perhatian utama calon penumpang. Tarif penyeberangan telah ditetapkan oleh operator kapal.
Harga tiket penumpang dewasa ditetapkan sebesar Rp35 ribu per orang. Tarif ini berlaku untuk sekali perjalanan.
Sementara itu, tiket untuk bayi dipatok dengan harga Rp6 ribu. Tarif ini berlaku sesuai ketentuan operator kapal.
Untuk kendaraan roda dua, tarif yang dikenakan sebesar Rp68 ribu per unit. Tarif tersebut sudah mencakup tiket kendaraan dan pengendaranya.
Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau mobil, tarif ditetapkan sebesar Rp457 ribu per unit. Tarif tersebut sudah meng-cover lima penumpang di dalam kendaraan.
PT ASDP mengingatkan agar penumpang mempersiapkan biaya sesuai ketentuan. Penyesuaian tarif dapat terjadi sesuai kebijakan yang berlaku.
Imbauan Penumpang dan Antisipasi Perubahan Jadwal
PT ASDP Indonesia Ferry mengimbau penumpang untuk selalu memantau informasi terbaru. Langkah ini penting untuk mengantisipasi perubahan jadwal.
Penumpang juga diharapkan memperhatikan kondisi cuaca sebelum keberangkatan. Cuaca buruk dapat memengaruhi waktu tempuh pelayaran.
Selain itu, penumpang disarankan datang lebih awal ke pelabuhan. Hal ini bertujuan untuk menghindari keterlambatan saat proses naik kapal.
Dengan adanya KMP Aceh Hebat 3, diharapkan mobilitas masyarakat Singkil dan Pulau Banyak tetap terjaga. Layanan ferry ini menjadi penghubung vital antarwilayah kepulauan.