Tiket Kereta H-1 Lebaran 2026 Masih Bisa Dipesan, Masyarakat Diminta Atur Waktu

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:58:23 WIB

JAKARTA — Penjualan tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026 dipastikan masih tersedia bahkan hingga H-1 sebelum hari raya. Meski antrean dan minat tinggi terlihat di berbagai daerah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau calon penumpang untuk mengatur jadwal perjalanan agar lebih nyaman dan merata saat arus mudik dan balik.

Kereta H-1 Sudah Bisa Dipesan: Peluang Masih Terbuka

Sebagaimana dilaporkan dalam berbagai media, pemesanan tiket kereta api untuk keberangkatan H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026 sudah dibuka pada 3 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Jumlah yang terjual mencapai puluhan ribu tiket hanya dalam waktu singkat setelah pembukaan.

Di Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta sendiri, tercatat sebanyak 22.494 tiket untuk keberangkatan H-1 telah berhasil dipesan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api selama musim mudik.

Namun, manajemen operator menekankan bahwa jumlah kursi masih tersedia pada berbagai tanggal keberangkatan menjelang Lebaran, sehingga masyarakat yang belum memesan tetap memiliki kesempatan.

Imbauan Atur Waktu Perjalanan Agar Tidak Terburu-buru

Meski tiket untuk hari-hari menjelang Lebaran masih dapat diakses secara daring, pihak PT KAI menyarankan agar calon penumpang mengatur waktu keberangkatan bukan hanya mengejar H-1. Imbauan ini disampaikan agar beban arus perjalanan tidak terkonsentrasi pada satu hari saja, yang bisa memicu padatnya stasiun dan fasilitas transportasi lainnya.

Pakar transportasi dan pengelola operasional angkutan pun menekankan bahwa merencanakan keberangkatan sejak awal — seperti H-3 atau H-2 — dapat membantu masyarakat mendapatkan pilihan jadwal yang lebih fleksibel dan melakukan mudik dengan nyaman.

Selain itu, penyebaran penumpang yang lebih merata diyakini dapat membantu mencegah kepadatan luar biasa pada satu titik arus perjalanan. Ini menjadi faktor penting khususnya di jalur-jalur utama yang biasa ramai menjelang Lebaran.

Data Penjualan Tiket Menunjukkan Tren Positif

Tidak hanya di Daop 1 Jakarta, statistik penjualan tiket reguler kereta api juga menunjukkan tren meningkatnya pemesanan secara keseluruhan selama periode angkutan Lebaran 2026. Hingga awal Februari 2026, jumlah tiket kereta jangkau jarak jauh telah menembus ratusan ribu tiket terjual, terutama untuk keberangkatan pada H-3 sampai H-2 sebelum Lebaran.

Penjualan tertinggi sementara ini terlihat pada hari-hari awal H-3 dan H-2, menunjukkan bahwa banyak penumpang memilih tanggal-tanggal tersebut sebagai strategi menghindari puncak arus di H-1.

Selain itu, di sejumlah wilayah lain seperti Daop 8 Surabaya, angka penjualan tiket juga meningkat dengan puluhan ribu tiket sudah terjual untuk pilihan tanggal keberangkatan yang telah dibuka secara bertahap.

Saluran Pembelian Resmi dan Tips Mengatur Waktu

Pihak PT Kereta Api Indonesia menegaskan kembali bahwa pembelian tiket hanya boleh dilakukan melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta saluran mitra resmi penjualan tiket. Hal ini penting untuk mengurangi risiko penipuan, biaya tambahan tak semestinya, atau tiket palsu.

Sebagai tambahan, calon penumpang disarankan:

Mencatat tanggal pemesanan sesuai jadwal H-45, yakni 45 hari sebelum keberangkatan, agar tidak terlewat saat tiket untuk tanggal tertentu dibuka.

Menetapkan rencana keberangkatan lebih awal dari H-1 jika memungkinkan, karena permintaan tinggi membuat tanggal puncak seperti H-2 dan H-1 cepat terjual habis.

Memantau ketersediaan melalui aplikasi resmi secara berkala, karena tiket yang dibatalkan biasanya akan kembali tersedia di sistem.

Kenyamanan dan Ketertiban Angkutan Lebaran

Secara keseluruhan, peluang masyarakat mendapatkan tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2026 termasuk H-1 masih terbuka lebar. Namun, kondisi antrean dan penjualan yang pesat membutuhkan strategi tepat dari calon penumpang untuk mengatur pilihan tanggal keberangkatan yang paling sesuai.

Dengan imbauan untuk mengatur waktu perjalanan jauh hari sebelum puncak arus mudik, diharapkan penyebaran penumpang dapat lebih merata, mengurangi potensi kepadatan yang tidak perlu, dan memberi ruang bagi lebih banyak keluarga merayakan Lebaran bersama sanak saudara secara nyaman.

Terkini